Apa yang terlinatas dalam pikiran anda jika mendengar kata “air liur”? Menjijikan, jorok, dan bau. Tapi tahukah anda, air liur ternyata bisa dijadikan antiseptic darurat? Mulut kita menghasilkan 0,5-1,5 liter air liur setiap hari. Sebagian besar diproduksi oleh tiga kelenjar utama, yaitu kelenjar parotis, kelenjar sublingual, dan kelenjar submandibula. Ada dua tipe pengeluaran atau sekresi air liur, yaitu sekresi serus yang mengandung ptyalin, sejenis enzyme untuk mencerna karbohidrat, dan sekresi musus yang mengandung musin untuk pelumasan dan perlindungan mukosa. Kedua jenis sekresi ini memiliki manfaat masing-masing, enzyme ptyalin yang terkandung dalam air liur bermanfaat untuk mencerna karbohidrat. Enzyme ini memecah amylum dalam karbohidrat menjadi disakarida maltose dan polimer glukosa kecil. Inilah yang menyebabkan nasi akan berasa manis jika dikunyah lebih lama dalam mulut. Sekresi air liur tipe mucus berperan menjaga kesehatan jaringan rongga mulut. Kita tahu dalam mulu...
Berbagi Ilmu Pengetahuan untuk anda