Semua kejadian di dunia ini adalah allah
swt yang mengaturnya, baik buruk sedih senang semua sudah diatur. Yang
paling penting karena allah sudah mengatur, maka appakah kita sudah
dengan baik menjalankan aturan allah swt yang ada dalam alqur’an?
Yakinlah appabila engkau menjalankan aturan allah dengan baik allah pulalah yang akan mengatur engkau menjadi baik.
Yakinlah appabila engkau menjalankan aturan allah dengan baik allah pulalah yang akan mengatur engkau menjadi baik.
Ibu Yakinlah semua yang engkau hadapi adalah sebuah rangkaian rencana allah untuk mengecek keimananmu.
Ibu keimanan itu diucapkan dengan lisan, diyakini dengan hati, dan diamalkan dengan perbuatan.
Ibu iman itu berasal dari ilmu, maka
apabila ilmu itu kurang maka keimanannya juga kurang, tetapi sebaliknya
apabila ilmu itu baik maka keimanannya juga baik.
Ibu mencari ilmu itu wajib, sampai mati, sampai-sampai para malaikatpun menaungi orang-orang yang mencari ilmu.
Ibu mungkin aku tidak merasakan apapa yang kau rasakan, tetapi aku bisa melihat dari wajahmu, ketika engkau susah atau senang.
Ibu yakinlah kemudahan itu dekat, apabila allah swt selalu kau ingat.
Ibu bersabarlah, sesungguhnya dunia ini sebentar, tetapkanlah allah adalah tujuan kita.
Ibu bersabarlah, terhadap orang2 yang
menyakitimu, yakinlah allah beserta orang2 sabar, apabila engkau
disertai allah, kemudahan, ketenangan, dan kesenangan ada pada dirimu.
Ibu aku hanya seorang manusia lemah, yang hanya bisa mengingatkan tentang kesabaran dan kebaikan.
Ibu aku hanya seorang yang bisa berucap yang tak tahu apakah itu selaras dengan perbuatanku atau tidak.
Ibu aku hanya bisa berdoa, semoga engkau
bisa merasakan manisnya iman, yang tidak bisa dirasakan oleh orang-orang
yang tidak dipilih allah.
Ibu aku mohon maaf apabila aku selalu berbuat salah, dan selalu tidak amanah.
Ibu kuberharap engkau bisa tetap menjaga etikamu, kehormatanmu dan pergaulanmu.
Ibu kutunggu engkau di surga nanti, yang tak tahu akupun sampai ke surga atau tidak.
Ibu ingat dunia hanya sebentar, akhirat abadi.
Ibu terima kasih.
by: Ikhwands
